PALEMBANG, SUARA SUMATRA -* Dugaan praktik proyek asal-asalan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabu paten empatlawang terbongkar. Proyek Revitalisasi ruang kelas di SD Negeri 21 Sugiwaras, Kecamatan Tebing tinggi, ditemukan dikerjakan tanpa standar keselamatan.
Berdasarkan investigasi di lapangan pada Rabu (22/10), ditemukan sejumlah kejanggalan fatal yang berpotensi membahayakan nyawa puluhan siswa.
pertama, ditemukan penggunaan material yang diduga tidak sesuai RAB. Rangka atap menggunakan baja ringan merk *TASO TS 154 75/65 yang tidak memiliki logo SNI*, dicampur dengan kayu usuk dan reng lama yang kondisinya sudah lapuk dan berjamur.
Padahal, sesuai juknis Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, semua material rangka atap wajib SNI dan kayu harus baru dengan kualitas kelas II.
Kabit SD ngeles Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan kabu paten empatlawang, Yudi, justru memberikan jawaban yang mengejutkan dan terkesan lepas tanggung jawab.
Ketika ditanya siapa konsultan pengawas yang ditunjuk Dinas untuk mengawasi proyek tersebut, Yudi menjawab singkat via pesan WhatsApp, *"tanyo kesekolah kak"*.
Redaksi kemudian mengirimkan hak jawab resmi secara tertulis pada pukul 14.40 WIB dengan tenggat waktu hingga pukul 17.00 WIB, untuk menjelaskan terkait kesesuaian material dengan RAB dan siapa pengawas teknisnya.
Alih-alih menjawab substansi, Yudi kembali menghindar dan hanya membalas *"kedinas Bae kak..biar bisa di konfirmasi"* tanpa memberikan satu pun penjelasan tertulis.
Hingga batas waktu hak jawab yang diberikan hingga pukul 17.00 WIB, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban tertulis. Padahal pesan konfirmasi telah terkirim dan terbaca (centang dua).
Sikap Kabid SD tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan terhadap proyek yang bersumber dari uang negara dan menyangkut keselamatan anak didik.
Sementara itu, Kepala SDN 21 Sugiwaras belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.
Redaksi masih berupaya mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan kota palembang, Inspektorat kota palembang, terkait temuan ini, (Tim)